ทันเอไอ

Global AI & tech news, in your language · every story source-checked

🌐Follow
← Back to news
Aplikasi AIVerified

Phia, Aplikasi Belanja AI Putri Bill Gates, Akunnya Ditangguhkan Setelah Terbukti Memanipulasi Kode Afiliasi untuk Klaim Komisi.

Aplikasi Phia, yang didirikan bersama oleh Phoebe Gates, ditangguhkan dari platform afiliasi besar setelah dilaporkan secara diam-diam mengganti kode afiliasi untuk mengklaim komisi penjualan yang tidak dihasilkannya.

📅 13 Jul 2026, 07.01
Phia, Aplikasi Belanja AI Putri Bill Gates, Akunnya Ditangguhkan Setelah Terbukti Memanipulasi Kode Afiliasi untuk Klaim Komisi.

Phia, aplikasi belanja berbasis AI yang membantu merekomendasikan produk, yang diluncurkan musim semi lalu dan didirikan bersama oleh Phoebe Gates (putri Bill Gates) dan Sophia Kianni, sedang menghadapi tuduhan etika besar. Hal ini terjadi setelah aplikasi tersebut ditangguhkan dari Impact.com, platform pemasaran afiliasi terkemuka, karena ditemukan perilaku yang dikategorikan sebagai penipuan untuk mendapatkan komisi.

Investigasi oleh Bloomberg News, yang dikonfirmasi oleh beberapa sumber, menemukan bahwa ekstensi browser Phia melakukan praktik yang disebut "cookie stuffing". Ketika pengguna mengunjungi situs web toko online, baik secara langsung maupun melalui tautan afiliasi lain seperti Wirecutter, ekstensi Phia secara diam-diam akan membuka tab baru di latar belakang. Kemudian, ia akan mengganti kode afiliasi asli dengan kodenya sendiri selama proses pembayaran, memungkinkan Phia menerima kredit dan komisi dari pembelian tersebut, meskipun Phia tidak mereferensikan pelanggan untuk melakukan pembelian.

Perilaku ini dideteksi oleh Ben Edelman, seorang peneliti independen spesialis pemasaran afiliasi, bersama dengan Capital One Shopping, pesaing di pasar ekstensi browser belanja. Mereka menyatakan bahwa tindakan Phia melanggar kebijakan beberapa platform digital. Selanjutnya, Impact.com mengonfirmasi penangguhan akun Phia, dengan alasan bahwa perilaku ekstensi browser tidak sesuai dengan kebijakan platform.

Juru bicara Phia mengakui masalah ini, menjelaskan bahwa itu adalah kesalahan dalam kode (codebase) yang menyebabkan "misattribution" (penyematan atribusi yang salah) dari beberapa pengguna. Mereka menegaskan bahwa perusahaan telah melakukan perbaikan. Bloomberg melakukan pengujian ulang pada 7 Juli dan menemukan bahwa perilaku klaim klik otomatis telah berhenti.

Why it matters
Kasus ini mencerminkan isu etika di industri teknologi dan menjadi pelajaran bagi pengguna untuk berhati-hati terhadap ekstensi browser yang mungkin memiliki perilaku tidak transparan di balik layar demi keuntungan finansial.
#Phia#AI Shopping#Phoebe Gates#Cybersecurity

Related news

แอป AI
Miora ผู้ช่วยสุขภาพสตรี AI เปิดตัวใหม่ ชูจุดเด่นทำงานผ่าน iMessage เชื่อมข้อมูลรอบเดือนและการออกกำลังกาย
แอป AI
CEO ของ FL Studio เผยวัฒนธรรมองค์กร: ฟังเสียงผู้ใช้ผ่านฟอรัมและ Reddit คือหัวใจความสำเร็จ
แอป AI
PlugThis เปิดตัว AI ช่วยสร้างส่วนขยาย Chrome แค่พิมพ์บอก ไม่ต้องเขียนโค้ด
แอป AI
ผู้บริหาร X แฉเอง บัญชีใหญ่จำนวนมาก 'ก๊อปคลิป' คนอื่นมาลง หวังปั๊มยอด Engagement