Pengadilan AS perintahkan Google perbaiki sistem unduh toko aplikasi rival di Play Store dalam 1 minggu
Hakim dalam kasus Epic Games v. Google memutuskan bahwa Google sengaja menciptakan hambatan anti-persaingan untuk toko pihak ketiga di Google Play dan memberi waktu 7 hari untuk memperbaikinya.
Pengadilan Distrik AS memerintahkan Google untuk memodifikasi sistem pencarian dan pengunduhan toko aplikasi pihak ketiga (Third-party App Stores) di Google Play Store dalam waktu 1 minggu, dengan batas waktu 20 Agustus 2026. Keputusan ini diambil setelah pengadilan menemukan bahwa perusahaan tersebut masih dengan sengaja menciptakan "hambatan anti-persaingan" (Anticompetitive Friction), meskipun telah diizinkan untuk memasukkan toko alternatif di Play Store berdasarkan putusan kasus sebelumnya.
Perintah tersebut merupakan bagian dari kasus antitrust Epic Games v. Google yang disidangkan oleh Hakim James Donato. Pengadilan mengidentifikasi 3 masalah yang harus segera diselesaikan: pertama, sistem pencarian di mana pengguna mengetik "store for apps" atau nama toko eksternal malah menampilkan peritel seperti Walmart alih-alih aplikasi toko saingan seperti Aptoide Games; kedua, tombol unduh yang mengharuskan pengguna mengetuk "View" terlebih dahulu sebelum tombol "Install" muncul, tidak seperti aplikasi biasa yang dapat langsung dipasang; dan ketiga, jendela peringatan bernada ancaman dengan langkah-langkah verifikasi berlapis yang membuat pengguna membatalkan unduhan.
Sementara itu, pengacara Google berargumen mengenai masalah keamanan izin pemasangan (permissions), namun hakim menolak argumen tersebut dengan menyatakan dengan tegas bahwa "That is not acceptable". Google kemudian menyetujui ketentuan untuk memperbaiki proses tersebut dalam waktu 1 minggu.
Perintah ini mencerminkan bahwa pengadilan AS tidak hanya berhenti pada perintah agar Google "membuka jalan" bagi para pesaing, tetapi juga memantau apakah pembukaan jalan tersebut benar-benar dilakukan. Jika Google gagal mematuhi tenggat waktu tersebut, mereka dapat menghadapi tindakan lanjutan dari pengadilan, sementara toko pihak ketiga di Android kemungkinan akan mendapatkan akses yang jauh lebih mudah bagi para pengguna.
Pengguna Android di seluruh dunia, termasuk di Thailand yang sebagian besar menggunakan sistem ini, dapat melihat toko aplikasi alternatif di Google Play dengan lebih jelas dan menginstalnya dengan lebih mudah, yang berarti lebih banyak pilihan untuk mengunduh aplikasi dan persaingan harga yang lebih kompetitif.