ทันเอไอ

Global AI & tech news, in your language · every story source-checked

🌐Follow
← Back to news
LINE Facebook X
Aplikasi AIVerified

Atlaso Luncurkan 'Lapisan Memori' agar Semua AI yang Dipakai Bisa Mengingat Konteks yang Sama, Tanpa Perlu Menjelaskan Diri Berulang Kali

Atlaso meluncur di Product Hunt sebagai memory layer (lapisan memori) yang cukup dihubungkan sekali, lalu AI seperti Claude Code, Cursor, Codex, dan ChatGPT dapat mengingat konteks kerja pengguna secara bersama-sama secara otomatis

📅 5 Agu 2026, 07.10
Atlaso Luncurkan 'Lapisan Memori' agar Semua AI yang Dipakai Bisa Mengingat Konteks yang Sama, Tanpa Perlu Menjelaskan Diri Berulang Kali
ภาพประกอบ AI · ไม่ใช่ภาพเหตุการณ์จริง

Atlaso, startup pendatang baru, meluncurkan produknya di Product Hunt dengan konsep 'satu memori untuk semua AI yang Anda gunakan'. Produk ini berfungsi sebagai memory layer (lapisan memori terpusat) yang terhubung ke berbagai alat AI hanya dengan satu kali integrasi. Setelah itu, semua AI akan mengingat konteks penting pengguna secara otomatis, mulai dari proyek yang sedang dikerjakan, keputusan yang pernah diambil, hingga pola kerja yang disukai pengguna.

Masalah yang ingin dipecahkan Atlaso adalah keharusan pengguna untuk 'menceritakan hal yang sama berulang kali' setiap kali memulai sesi baru dengan AI atau berpindah ke alat lain. Memori yang telah terakumulasi di satu aplikasi biasanya terkunci hanya di aplikasi tersebut, tetapi Atlaso mengklaim memorinya dapat digunakan bersama lintas alat. Menurut situs resminya, Atlaso mendukung Claude Code, Cursor, Codex, Claude Desktop, OpenCode, dan Antigravity, yang semuanya dapat membaca dan menulis memori bersama secara otomatis.

Hal yang diklaim membedakan Atlaso dari kompetitor seperti Supermemory adalah model penggunaannya. Supermemory adalah platform yang mengharuskan pengembang membangun integrasi sendiri melalui API dan SDK, sementara Atlaso terpasang langsung ke dalam alat pemrograman. Dari sisi keamanan, perusahaan menyatakan akan menghapus data rahasia sebelum disimpan dan mengenkripsi data selama transmisi. Model harganya dimulai dengan paket gratis, dan perusahaan mengklaim didukung riset orisinal di bidang memori AI.

Namun demikian, seluruh informasi saat ini berasal dari Product Hunt dan situs web perusahaan sendiri. Belum ada media teknologi independen yang melaporkan atau menguji produk ini secara langsung, sehingga klaim performa dan keamanannya masih perlu dibuktikan.

Why it matters
Orang Indonesia yang menggunakan banyak AI dalam pekerjaannya, terutama di bidang pemrograman, mungkin tak lagi perlu menjelaskan konteks berulang kali setiap berganti alat. Namun tetap perlu waspada soal privasi data, karena belum ada pengujian dari pihak independen.
#Atlaso#AI memory#Product Hunt#เครื่องมือ AI

Comments

Loading comments…

No sign-up needed · comments are auto-filtered and moderated