Roost: Aplikasi Sosial 'Slow Life' Kirim Pesan via Burung Digital, Pengguna Tembus 300.000
Aplikasi perpesanan inovatif yang mensimulasikan kecepatan hewan di kehidupan nyata untuk menantang budaya online yang selalu menuntut kecepatan, meroket popularitasnya tanpa biaya iklan.
Roost, aplikasi media sosial baru yang disebut 'Slow-cial', sedang meraih popularitas tinggi. Dengan konsep anti-arus yang memaksa pengguna menunggu pesan yang dikirimkan satu sama lain dengan kecepatan hewan sungguhan, pengguna dapat memilih lebih dari 1.000 jenis hewan sebagai kurir pesan, mulai dari elang yang cepat hingga siput atau kura-kura yang lambat. Kecepatan pengiriman dihitung berdasarkan jarak dan perilaku asli spesies hewan tersebut. Aplikasi ini dibuat oleh Logan Mendelsohn, manajer produk senior di Ticketmaster, yang bermula dari proyek pribadi bersama teman-temannya. Roost menjadi viral setelah diunggah di Threads, mendorong jumlah pengguna dari 10.000 menjadi 100.000 dalam 3 hari. Dan kini, akan menyentuh 300.000 pengguna hanya dalam lima minggu setelah peluncurannya pada bulan April. Pertumbuhan ini sepenuhnya berasal dari promosi dari mulut ke mulut secara organik. Menariknya, Mendelsohn mengungkapkan bahwa ia juga menggunakan Claude Code (alat bantu penulisan kode bertenaga AI) dalam mengembangkan aplikasi ini.
Roost merefleksikan kebutuhan akan ruang online yang mengurangi tekanan dan kecepatan, bisa menjadi alternatif baru bagi mereka yang merasa lelah dengan media sosial arus utama.