Rumor Kuat! OnePlus Siap Umumkan Penarikan Diri dari Pasar Eropa dan AS, Mengakhiri Babak Merek di Dunia Barat
Media Jerman WinFuture melaporkan, mengutip sumber internal, bahwa OnePlus dan perusahaan induknya, Oppo, akan segera secara resmi mengumumkan penghentian pemasaran di Amerika Serikat dan Eropa dalam beberapa hari ke depan.
Kantor berita teknologi Jerman, WinFuture, telah memicu berita besar di industri smartphone, melaporkan bahwa OnePlus, merek smartphone yang pernah dijuluki "Flagship Killer," bersiap mengumumkan penarikan diri dari pasar-pasar penting seperti Amerika Serikat dan Eropa, termasuk Inggris Raya. Pengumuman resmi diperkirakan akan dilakukan minggu ini.
Laporan tersebut menyatakan bahwa keputusan ini adalah bagian dari perubahan strategi besar oleh Oppo, perusahaan induknya. Hal ini akan mengakibatkan tidak akan ada lagi peluncuran produk baru OnePlus di pasar Barat. Namun, perangkat yang sudah beredar akan tetap menerima pembaruan perangkat lunak dan dukungan seperti biasa hingga akhir masa pakainya. Sementara itu, stok yang ada sedang dijual habis dan tidak akan diisi ulang setelah stok habis.
Perubahan ini tidak akan memengaruhi pasar utama seperti India dan Tiongkok, di mana merek OnePlus akan terus beroperasi, tetapi dengan peran yang berubah. Yaitu akan menjadi merek untuk perangkat Oppo yang di-rebrand di segmen harga yang lebih terjangkau, daripada merancang hardware flagship yang unik seperti di masa lalu. Pada saat yang sama, Oppo sendiri berencana untuk memasuki pasar Eropa secara penuh dengan smartphone flagship-nya sendiri, seperti Find X9 Pro yang akan diluncurkan di masa mendatang.
Namun demikian, berita ini masih berstatus "laporan yang belum dikonfirmasi," meskipun beberapa media teknologi terkemuka seperti 9to5Google dan Android Authority telah melaporkan ke arah yang sama dengan mengutip WinFuture. Oleh karena itu, perlu menunggu pengumuman resmi dari OnePlus atau Oppo untuk mengonfirmasi fakta lebih lanjut.
OnePlus adalah merek populer di kalangan pengguna teknologi di Thailand. Penarikan diri dari pasar utama di Dunia Barat merupakan perubahan signifikan yang dapat memengaruhi arah merek secara global dan mencerminkan gambaran persaingan pasar smartphone yang telah berubah.