Meta Meluncurkan Muse Spark 1.1, Model AI Pengodean Baru, Menantang OpenAI dan Anthropic
Meta meningkatkan persaingan di pasar AI untuk developer dengan meluncurkan Muse Spark 1.1, model bahasa yang berfokus pada kemampuan pengodean dan otomatisasi, serta telah membuka akses uji coba melalui API bagi developer di AS.
Hanya tiga bulan setelah peluncuran resmi model AI-nya, Meta merilis pembaruan besar bernama Muse Spark 1.1. Perusahaan menyebutnya sebagai "lompatan signifikan" (step-change) dari versi pertama, yang bertujuan untuk bersaing langsung di pasar alat AI pengodean dengan rival seperti OpenAI dan Anthropic. Alexandr Wang, Head of AI Meta, mengatakan kepada CNBC bahwa Muse Spark 1.1 adalah "model terkuat untuk tugas agentic dan pengodean" perusahaan saat ini. Tugas agentic mengacu pada kemampuan AI untuk melakukan pekerjaan kompleks multi-langkah secara otomatis. Wang juga mengklaim bahwa model baru ini mengungguli model pesaing dalam beberapa jenis tugas yang melibatkan interaksi dengan layanan dan perangkat lunak pengodean pihak ketiga. Namun, klaim tersebut masih berasal dari eksekutif Meta sendiri, dan belum ada hasil uji perbandingan dari pihak independen yang mengonfirmasinya. Langkah paling signifikan adalah perluasan akses. Sebelumnya, model generasi pertama pada April hanya tersedia untuk partner yang diundang melalui pratinjau API pribadi (private API preview). Namun, untuk Muse Spark 1.1, Meta telah membuka pendaftaran bagi developer umum di AS untuk mengaksesnya melalui portal developer dalam bentuk pratinjau publik (public preview). Ini adalah sinyal jelas bahwa Meta siap menarik lebih banyak developer untuk menggunakan platformnya. Selain itu, Wang juga mengungkapkan bahwa timnya sedang melatih model AI generasi berikutnya yang lebih kuat dengan nama kode "Watermelon", namun belum ada linimasa peluncuran yang jelas. Sebelumnya, ada laporan dari Business Insider yang menyebutkan bahwa model baru Meta mungkin memiliki kemampuan setara dengan GPT-5.5 dalam beberapa pengujian (benchmark), namun tidak diungkapkan dalam aspek pengujian apa.
Persaingan yang semakin ketat di pasar AI untuk pengodean dapat memberikan developer dan perusahaan Thailand alat yang lebih kuat dan lebih murah di masa depan, yang akan mempercepat inovasi perangkat lunak di negara tersebut.