Rewiring Australia gandeng Google luncurkan "Electric Saul", alat AI gratis bantu rumah tangga rencanakan transisi energi
Organisasi Rewiring Australia bekerja sama dengan Google meluncurkan alat AI gratis bernama "Electric Saul" untuk membantu rumah tangga di Australia menghitung dan merencanakan transisi rumah mereka ke energi listrik alih-alih bahan bakar fosil.
Alat ini dinamai Electric Saul, dikembangkan oleh organisasi nirlaba Rewiring Australia dengan dukungan dana dan teknologi dari program Digital Future Initiative milik Google, serta ditenagai oleh model AI bernama Gemini Flash yang berjalan di Google Cloud.
Keunggulan Electric Saul adalah telah dilatih dengan pengetahuan dan penelitian Dr. Saul Griffith, seorang pakar energi dan salah satu pendiri Rewiring Australia. Pengguna cukup memasukkan informasi dasar seperti kode pos (postcode), status tempat tinggal (pemilik rumah atau penyewa), serta peralatan listrik atau energi yang sudah ada di rumah. Sistem kemudian akan mengevaluasi dan membuatkan rencana yang dipersonalisasi (personalized plan).
Rencana tersebut akan menyarankan urutan langkah-langkah untuk transisi peralatan rumah tangga, seperti pompa panas (heat pump), panel surya, baterai penyimpanan energi, atau kendaraan listrik, guna mengurangi ketergantungan pada energi fosil dan gas alam, sekaligus menghitung perkiraan penghematan dari tagihan listrik.
Alat ini dapat digunakan secara gratis melalui situs web electricsaul.com, cocok untuk pemilik rumah dan penyewa di Australia yang tertarik mengurangi tagihan listrik dan emisi karbon tetapi bingung harus mulai dari mana dan perangkat apa yang harus diganti terlebih dahulu.
Meskipun alat ini dirancang untuk konteks Australia, ini adalah contoh menarik tentang bagaimana AI dapat digunakan untuk mengubah data penelitian energi menjadi saran praktis bagi rumah tangga umum.
Ini adalah pendekatan menarik dalam menggunakan AI untuk membantu merencanakan pengurangan tagihan listrik dan transisi energi tingkat rumah tangga. Masyarakat Indonesia mungkin akan melihat alat serupa di masa depan, meskipun saat ini baru mendukung Australia.