Menulis kode dengan AI bukan lagi soal mengetik, melainkan "menjadi manajer"
Artikel yang sedang ramai dibahas di Hacker News menunjukkan bahwa peran pengembang sedang bergeser dari penulis kode menjadi pengawas, pemeriksa, dan pengambil keputusan yang memerintahkan AI untuk bekerja.
Artikel berjudul "Working with AI feels more like leadership than coding" karya Allen Bargi menjadi topik yang banyak diperbincangkan di Hacker News dengan 251 poin dan lebih dari 166 komentar. Poin utamanya adalah pengembangan perangkat lunak dengan AI mengubah peran pengembang dari kontributor individual (Individual Contributor) menjadi pengawas atau pemimpin (Overseer).
Penulis menjelaskan bahwa alih-alih berfokus pada sintaksis (Syntax) atau menulis kode secara manual, tugas penting saat ini justru menetapkan arsitektur sistem, menetapkan tujuan yang jelas, melakukan Code Review (tinjauan kode), and membuat keputusan strategis agar AI menghasilkan pekerjaan sesuai keinginan—mirip seperti mengelola sebuah tim alih-alih mengerjakannya sendiri. Keterampilan yang kini menjadi penting telah bergeser ke komunikasi, verifikasi keakuratan, dan pengambilan keputusan teknik, menggantikan "kecepatan mengetik kode" yang dulu digunakan untuk mengukur kehebatan seorang programmer di masa lalu.
Konsep ini sejalan dengan pendapat para ahli lainnya, di mana InfoQ melaporkan wawancara dengan Alasdair Allan yang menyatakan bahwa pemrograman kini menjadi pekerjaan yang bersifat pengawasan (Supervisory), terutama saat harus menangani kode buatan AI yang sering kali memiliki masalah kompleksitas dan pemeriksaan kualitas. Sementara itu, artikel Ashish Sharda di Medium juga menegaskan konsep serupa bahwa insinyur perangkat lunak beralih dari pengukuran berbasis volume kode ke kemampuan memeriksa dan memutuskan bagian kode mana yang harus diterapkan ke sistem nyata.
Di utas Hacker News sendiri, banyak pengembang bertukar pengalaman langsung bahwa pekerjaan sehari-hari mereka telah berubah menjadi membaca, memeriksa, dan merevisi pekerjaan buatan AI ketimbang menulis dari awal. Meskipun pandangan ini masih berupa artikel opini dari pengalaman pribadi dan bukan data statistik seluruh industri, diskusi yang luas ini mencerminkan bahwa isu tersebut benar-benar dirasakan oleh para pelaku industri.
Bagi pengembang di Thailand, berita ini mengisyaratkan bahwa keterampilan yang dicari pasar sedang berubah — kecepatan menulis kode mungkin tidak lagi menjadi nilai jual utama, melainkan keterampilan perancangan arsitektur, verifikasi, dan pengambilan keputusan yang akan membedakan insinyur hebat dari mereka yang digantikan oleh AI.