ทันเอไอ

Global AI & tech news, in your language · every story source-checked

🌐Follow
← Back to news
LINE Facebook X
Chip/HardwareVerified

Amazon Investasi Pembangkit Listrik Gas untuk Data Center di Texas, Berpotensi Jadi Salah Satu Penghasil Emisi Terbesar di AS

Amazon mendukung pembangunan pembangkit listrik gas alam skala besar di Texas barat untuk memberi daya pada data center AI baru. Dokumen perizinan menunjukkan fasilitas ini dapat menghasilkan hingga 33 juta ton gas rumah kaca per tahun.

📅 10 Agu 2026, 07.08
Amazon Investasi Pembangkit Listrik Gas untuk Data Center di Texas, Berpotensi Jadi Salah Satu Penghasil Emisi Terbesar di AS

Amazon sedang mengembangkan pusat data (Data Center) baru di Pecos County, Texas barat, guna mendukung beban kerja AI yang membutuhkan daya masif. Agar pasokan listriknya memadai, perusahaan berinvestasi besar-besaran dalam pembangunan pembangkit listrik gas alam baru di area yang sama, menurut laporan The New York Times yang dikutip oleh The Verge.

Isu yang membuat proyek ini disorot adalah catatan perizinan pembangkit listrik tersebut yang menunjukkan bahwa, jika selesai sesuai spesifikasi, fasilitas ini berpotensi diizinkan memancarkan hingga 33 juta ton gas rumah kaca per tahun. Hal ini akan menjadikannya salah satu sumber polusi dari pembangkit listrik terbesar di Amerika Serikat. Laporan dari TechCrunch juga menyoroti kekhawatiran lingkungan yang kian meningkat.

Kasus ini semakin menarik karena bertentangan dengan citra ramah lingkungan yang pernah dideklarasikan Amazon melalui Climate Pledge, sebuah komitmen untuk mengurangi emisi gas rumah kaca perusahaan. Pemilihan pembangkit listrik gas skala besar untuk menyuplai data center AI memicu pertanyaan tentang dampaknya terhadap target tersebut.

Selain itu, kasus Amazon mencerminkan gambaran besar industri AI secara keseluruhan, di mana kebutuhan listrik data center melonjak tajam hingga memaksa berbagai perusahaan teknologi beralih kembali ke energi fosil, meski sebelumnya telah menetapkan target energi bersih yang jelas.

Meskipun demikian, isu ini terpisah dari kasus Amazon lainnya di Pennsylvania, di mana perusahaan bekerja sama dengan Talen Energy berupaya memanfaatkan tenaga nuklir untuk data center mereka. Namun, sebagian rencana ekspansi kapasitas daya tersebut sebelumnya ditolak oleh Komisi Regulasi Energi Federal AS (FERC), menunjukkan bahwa kedua jalur pencarian daya AI yang ditempuh Amazon sama-sama menghadapi hambatan dan perdebatan tersendiri.

Why it matters
Berita ini mencerminkan biaya lingkungan yang nyata dari gelombang AI, di mana data center di seluruh dunia semakin memperebutkan energi. Kita perlu memantau 'sumber energi' apa yang akan dipilih raksasa teknologi untuk menggerakkan alat yang kita gunakan setiap hari.
#Amazon#ดาต้าเซ็นเตอร์#พลังงาน#สิ่งแวดล้อม
Sources (rewritten & summarized from): The Verge · facebook.com · reddit.com · omanobserver.om · tomshardware.com · aiplace.ltd

Comments

Loading comments…

No sign-up needed · comments are auto-filtered and moderated